REGISTER NEW ACCOUNT

By signing up, I agree to Myperpus Terms and Condition

Register with Facebook

newspaper

  • Investor Daily - 13 Des 2016 | Perlu Strategi Baru Tarik Repatriasi | Investor Daily

    JAKARTA-Pemerintah harus menerapkan strategi baru untuk menarik lebih banyak dana repatriasi dalam program amnesti pajak (Tax Amnesty). Strategi baru diperlukan karena program amnesti pajak kini hamper kehilangan momentum, sehingga perolehan dana tebusan, deklarasi, dan repatriasi periode II sangat

    minim. Selain itu, jumlah peserta baru amnestipajak tidak bertambah signifikan

  • Investor Daily - 09 Des 2016 | Karawang-Bekasi Detroit-nya Indonesia | Investor Daily

    JAKARTA – Industri otomotif nasional terpusat di kawasan seputar Kabupaten Bekasi, Karawang hingga Purwakarta, Jawa Barat. Beberapa pabrikan menaruh investasi besar di wilayah yang memiliki banyak kawasan industri ini. Mereka tidak hanya membangun pabrik kendaraan roda empat, tapi juga sepeda

    motor serta komponen pendukungnya. Kawasan Karawang-Bekasi ini menjadi basis produksi industri otomotif nasional dan layak disebut Detroit-nya Indonesia.

  • Investor Daily - 08 Des 2016 | RI Menuju Reindustrialisasi | Investor Daily

    JAKARTA – Indonesia sedang menuju reindustrialisasi. Hal itu didorong oleh maraknya investasi industri substitusi impor, penurunan hargagas industri, dan berbagai insentif yang dirilis pemerintah. Kebangkitan industri bakal terjadi tahun depan.

  • Suara Pembaruan - 10-11 Des 2016 | Negara Cegah Intoleransi | Suara Pembaruan

    Negara harus hadir menyelesaikan setiap tindak intoleransi antarumat beragama yang terjadi. Para pejabat jangan hanya melontarkan keprihatinan apalagi menganggapnya sebagai persoalan kecil. Yang dibutuhkan negeri ini adalah tindakan konkret dalam menyelesaikan setiap kasus yang muncul serta menganti

    sipasi intoleransi yang kini menggejala. Memetakan penyebab, mencari solusi, menyelidiki serta menindak pelanggar hukum, menjadi syarat minimal menangkal merebaknya intoleransi. Penyelesaian kasus pembubaran KKR Natal di Sebuga, Bandung, menjadi contoh gerak cepat Pemkot Bandung mengelola masalah in

    toleransi guna mencegah insiden serupa terulang. Dalam kasus ini, Komnas HAM berharap kepolisian menyelidikinya. Aparat tidak semestinya membiarkan tindakan pelanggaran di depan mata, sebaliknya harus mampu mencegah.

  • Suara Pembaruan - 09 Des 2016 | Pengangguran Terdidik Masih Tinggi | Suara Pembaruan

    Tingkat pengangguran dari kalangan terdidik di Indonesia masih cukup tinggi. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tingkat pengangguran lulusan S-1 cenderung terus meningkat, yakni 445.836 orang pada 2012, meningkat hingga 653.586 orang (2015), dan terakhir per Februari 2016 menjadi 695.304 o

    rang. Meski secara umum jumlah pengangguran terbuka nasional menurun, angka per Februari 2016 sebanyak 7.042 juta orang, pengangguran di kalangan terdidik dalam lima tahun terakhir rata-rata naik 11%. Sejumlah kalangan berpandangan, kondisi itu terjadi karena sistem pendidikan Indonesia belum bisa m

    enghasilkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

  • Suara Pembaruan - 08 Des 2016 | Intoleransi Merajalela | Suara Pembaruan

    Intoleransi kian merajalela di Negara Pancasila. Sekelompok orang dengan alasan perbedaan, berani melakukan tindakan main hakim sendiri. Kasus pembubaran paksa yang dilakukan sekelompok orang terhadap umat yang sedang beribadah di Bandung, Selasa (6/12), tidak boleh dibiarkan terus-menerus terjadi.

    Tangan Negara harus hadir untuk melindungi segenap warga Negara Indonesia. Caranya, selain memberi jaminan penuh kegiatan keagamaan di tempat umum sejauh memenuhi persyaratan, aparat penegak hukum juga harus bertindak tegas terhadap merkea yang bertindak intoleran. Membiarkan intoleransi terus terul

    ang sama saja dengan membiarkan negeri ini hancur berkeping-keping.

  • Suara Pembaruan - 07 Des 2016 | Radikalisme Makin Ganas | Suara Pembaruan

    Persoalan terorisme dan radikalisme di Indonesia makin kompleks. Kelompok-kelompok terror dan gerakan radikal yang tak mengakui Pancasila dan Pemerintahan yang sah makin gencar menebar ideologinya terutama melalui dunia maya. Mereka menggunakan strategi unjuk gigi menggalang simpati guna memperkuat

    pengaruh agar semakin diakui keberadaannya di Bumi Pertiwi. Sementara Negara tak banyak bergerak mengatasi semakin ganasnya kelompok radikal. Pihak Polri maupun Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengakui payung hukum yang ada tidak cukup untuk menanggulangi. Revisi UU Tindak Pidana Tero

    risme diharapkan mengakomodasi kepentingan untuk aparat dalam membendung radikalisme dan terorisme.

  • Indonesia Shang Bao - 13 Des 2016 | Indonesia Shangbao

  • Indonesia Shang Bao - 10 Des 2016 | Indonesia Shangbao

  • Indonesia Shang Bao - 09 Des 2016 | Indonesia Shangbao

  • Indonesia Shang Bao - 08 Des 2016 | Indonesia Shangbao

  • Indonesia Shang Bao - 07 Des 2016 | Indonesia Shangbao

  • Indonesia Shang Bao - 06 Des 2016 | Indonesia Shangbao

  • Indonesia Shang Bao - 05 Des 2016 | Indonesia Shangbao

  • Investor Daily - 07 Des 2016 | Ekonomi 2017-2018 Lebih Menjanjikan | Investor Daily

    JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis ekonomi 2017 dan 2018 lebih menjanjikan. Itu sebabnya, ia menargetkan total penanaman modal atau investasi langsung (direct investment) pada 2017 dan 2018 masing-masing mencapai Rp 670 triliun dan Rp 840 triliun, naik 12,6% dan 41,2% dari targ

    et tahun ini sebesar Rp 594,8 triliun. Penanaman modal  digenjot agar porsinya naik dari 30% menjadi 45% terhadap produk domestik bruto (PDB).

  • Suara Pembaruan - 06 Des 2016 | Bubarkan Ormas Anti-Pancasila | Suara Pembaruan

    Kehadiran sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) sudah semakin meresahkan masyarakat, karena mereka mengambil alih fungsi polisi. Mereka dengan leluasa melakukan penerbitan semua kegiatan yang dinilai tidak sesuai dengan pandangannya. Ormas ini bahkan berani menghukum semua pihak yang dinilai be

    rsalah. Tak hanya itu, beberapa di antaranya terindikasi anti-Pancasila. Karena itu, penerbitan ormas yang sedang dilakukan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), antara lain merevisi UU 17/2013 tentang ormas, harus didukung. Hal yang utama dari revisi itu adalah memperkuat mekanisme pengawasan, ser

    ta memberi payung hukum yang lebih menyederhanakan pemberian sanksi kepada ormas yang menyimpang, terutama yang bertentangan dengan asas Pancasila. Sanksi pembubaran hendaknya bisa dilakukan pemerintah, tanpa harus melalui pengadilan.  

  • Investor Daily - 06 Des 2016 | Dana Asing Kembali Masuk RI | Investor Daily

    JAKARTA  – _IHSG tetap melanjutkan penguatan sebesar 0,4% ke level 5.268,3 pada perdagangan di BEI, Senin (5/12), meski_bursa Asia yang lain merosot karena kekhawatiran ketidakpastian di Eropa menyusul ditolaknya referendum yang diajukan perdana menteri_Italia. Indeks_mening kat_3%_sejak_

    Selasa pekan lalu (29/11) hingga kemarin_dan_masih berpeluang naik. Hal ini antara lain didukung kembali masuknya dana asing ke obligasi Indonesia, karena investor diperkirakan telah_mempricein__rencana kenaikan_ Fed funds rate_dan_yield_surat utang Negara (SUN)_dinilai_sudah_atraktif._

  • Investor Daily - 05 Des 2016 | Turunkan Biaya IPO | Investor Daily

    JAKARTA – Berbagai biaya yang terkait dengan pencatatan saham perlu diturunkan, seperti biaya penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham, biaya tahunan (annual listing fee), dan berbagai kewajiban lain, termasuk setoran untuk Otoritas Jasa Keuangan. Prosedur IPO juga perlu dire

    laksasi untuk mengifisienkan biaya.

  • Suara Pembaruan - 05 Des 2016 | Berebut “Swing Voters” DKI | Suara Pembaruan

    Tiga kandidat pasangan calon gubernur DKI Jakarta kini memiliki posisi elektabilitas yang nyaris sama pascamencuatnya kasus dugaan penistaan agama dengan tersangka Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Ketiga pasangan, Agus Harimurti-Sylviana Murni, Ahok-Djarot, dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, sudah m

    emiliki calon pemilih sendiri. Dari 7,1 juta pemilih di Jakarta, sekitar 35% atau 2,4 juta merupakan pemilih yang belum menentukan pilihannya (Swing Voters). Meski terjerat kasus hukum, Ahok masih berpeluang meraih dukungan karena karakteristik pemilih Jakarta lebih banyak yang rasiional ketimbang p

    rimordial.

  • Suara Pembaruan - 03-04 Des 2016 | Pesan Umat Sudah Jelas | Suara Pembaruan

    Aksi 2 Desember berlangsung tertib dan damai. Kekhawatiran bakal berujung bentrok dan ditunggangi gerakan makar dapat ditepis berkat kesigapan Polri mengawal rencana aksi ini dan meredam potensi kerawanan sejak dini. Kehadiran Presiden Jokowi menunaikan salat Jumat bersama massa peserta aksi di Mona

    s, semakin menyejukkan suasana. Kehadiran Presiden dan suasana damai yang tercipta, merupakan penegasan bahwa pemerintah sudah menerima pesan dan keinginan umat, agar Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki T Purnama atau Ahok diproses hukum, atas kasus dugaan penistaan agama yang dilakukannya. Pada sa

    at yang sama, umat juga yakin dengan komitmen pemerintah untuk menyerahkan kasus tersebut ke proses hukum tanpa ada intervensi. Dengan demikian, diharapkan tidak ada lagi gerakan massa untuk memberi tekanan terhadap proses hukum kasus Ahok.

  • Indonesia Shang Bao - 03 Des 2016 | Indonesia Shangbao

  • Investor Daily - 3-4 Des 2016 | Target 12 Juta Wisman Tercapai | Investor Daily

    JAKARTA – Target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 12 juta tahun ini diyakini bakal tercapai. Berbagai upaya terus dilakukan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) untuk mengejar target tersebut hingga akhir tahun. Di antaranya menggelar event olahraga di Pulau Bintan dengan target

    2,5 juta kunjungan wisman dari Singapura dan Malaysia selama November-Desember. Destinasi lain yang diharapkan menggaet wisman adalah wisata daerah perbatasan Manado, Papua, Entikong, dan Antambua melalui promosi Festival Wonderful  Indonesia.

  • Suara Pembaruan - 30 Nov 2016 | Bibit Radikalisme Di Lembaga Pendidikan | Suara Pembaruan

    Lembaga pendidikan, mulai tingkat menengah hingga pendidikan tinggi, disinyalir menjadi tempat penyebaran paham radikalisme dan ekstremisme. Kenyataan tersebut berpotensi membuat nilai-nilai kebangsaan di kalangan intelektual berpotensi memudar, dan sebaliknya melahirkan kaum terpelajar yang bersika

    p intoleran. Kondisi itu tak lepas dari peran pendidik atau guru, terutama guru agama, juga kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler kerohanian. Untuk itu, kementerian terkait, yakni Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, serta Kementerian Agama, perlu men

    gawasi secara ketat para guru agama, materi pembelajaran agama, dan kegiatan kerohanian. Pengawasan itu untuk memastikan lembaga pendidikan tidak melahirkan generasi yang berpandangan radikal dan ekstrem

  • Suara Pembaruan - 29 Nov 2016 | Sistem Yang Korup Jerat Kalangan Terdidik | Suara Pembaruan

    Kalangan terdidik yang seharusnya menjadi motor perubahan bangsa tak luput dari jebakan korupsi. Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) mencatat, dari 600 tersangka korupsi sebagian besar justru memiliki latar pendidikan yang tinggi, bahkan ada 200 tersngka bertitel S2 dan 40 tersangka bergelar S3. Kurang

    nya pendidikan integritas membuat idealism kalangan terdidik mudah tergerus. Mereka pun rentan terjerat dalam sistem pemerintahan yang korup. Selain perlunya pendidikan integritas di kampus, pembenahan sistem pemerintahan dan kekuasaan pun harus segera dilakukan.

  • Investor Daily - 02 Des 2016 | AJB Bumiputera ‘Backdoor Listing’ Lewat Evergreen | Investor Daily

    JAKARTA – Penyelamatan AJB Bumiputera akan dilakukan lewat skema semacam_ backdoor  listing._Perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan tekstil, PT Evergreen Invesco Tbk, _akan Menyuntikkan modal yang dibutuhkan asuransi jiwa Indonesia _tertua itu. Sedangkan untuk memperoleh dana sega

    r, Evergreen_akan_melakukan Penawaran umum terbatas (rights issue) dengan menjual 93 miliar lembar saham._Potensi raihan Dana sekitar Rp 30 triliun akan_menjadi_ rights issue_terbesar kedua sepanjang sejarah di bursa Indonesia,setelah_penerbitan saham baru PT Bakrie & Brothers Tbk Rp 40,12 trili

    un pada 2008.

  • Investor Daily - 01 Des 2016 | Industri TPT RI Masih Prospektif | Investor Daily

    JAKARTA – Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional yang sempat dianggap sebagai industri yang mulai tenggelam (sunset industry), masih sangat prospektif menjadi ujung tombak ekspor nonmigas, pendulang devisa, penyerap tenaga kerja, dan penyumbang produk domestic bruto (PDB) terbesar.

    Bahkan, Indonesia yang saat ini menempati peringkat ke-10 eksportir TPT terbesar di dunia, berpotensi naik ke peringkat lima besar.

  • Investor Daily - 30 Nov 2016 | Jokowi: Baru 5% WP Ikut Tax Amnesty | Investor Daily

    JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan  baru ada 5% wajib pajak (WP) yang mengikuti program pengampunan pajak atau tax amnesty (TA) hingga berjalannya periode kedua yang akan berakhir pada 31  Desember 2016. Jumlah tersebut hanya 1,5 juta WP yang ikut amnesti pajak dari total

    sekitar 30 juta pemilik nomor pokok wajib pajak (NPWP).

  • Investor Daily - 29 Nov 2016 | Sektor Berbasis Domestik Motor Perekonomian 2017 | Investor Daily

    JAKARTA – Sektor-sektor yang berbasis pasar domestik bakal menjadi motor dalam perekonomian pada tahun 2017, di tengah kondisi global yang masih lemah. Sektor infrastruktur, pertambangan, perkebunan, barang-barang konsumsi, ritel, properti, dan telekomunikasi merupakan bidang usaha yang bakal

    berkilau sepanjang tahun depan.

  • Indonesia Shang Bao - 02 DES 2016 | INDONESIA SHANGBAO

  • Indonesia Shang Bao - 01 DES 2016 | INDONESIA SHANGBAO

LOAD MORE