REGISTER NEW ACCOUNT

By signing up, I agree to Myperpus Terms and Condition

Register with Facebook

COOK&FOOD

  • Yukmakan.com - RAGAM SEAFOOD & CHINESE FOOD : MAJALAH YUKMAKAN

  • Yukmakan.com - THE SPECIAL DAY AT THE SPECIAL RESTAURANT | MAJALAH YUKMAKAN.COM

  • Yukmakan.com - TEMPAT MAKAN:RAME=SERU | MAJALAH YUKMAKAN.COM

  • Yukmakan.com - PERTUALANGAN MAKANAN ASIA | MAJALAH YUKMAKAN.COM

  • Yukmakan.com - SENSASI SELERA PEDA | MAJALAH YUKMAKAN.COM

  • Yukmakan.com - A-Z Istilah Kuliner Asing | Majalah Yukmakan.com

  • Yukmakan.com - KEBLINGER JAJANAN DI JOGJA | MAJALAH YUKMAKAN.COM

  • Yukmakan.com - Edisi Makanan Indonesia | YukMakan.com

  • Yukmakan.com - BUKA PUASA ALA TOKOH BETAWI

    Dengan rasa saying dan cinta, bapak itu menembus kemacetan Jakarta menuju tempat pedagang martabat langganannya. Tak peduli dengan rasa lelah dan lalu lintas yang padat, tujuan utamanya hanya stau, “buah tangan” kegemaran anak tercintanya. Walau sang bapak hanya mampu membeli seporsi mar

    tabak, yang buat sebagian orang (mungkin) dipandang terlalu serdahana, tapi untuk bapak dan keluarganya itu dapat memberikan ras puas dan bahagia.   Tak beda dengan keinginan bapak tersebut, tentu kebanyakan orang ingin memberikan hadiah yang tepat buat orang-orang tercintai. Terlebih lagi meng

    injak bulan puasa dan lebaran ini. Nah, Majalah yukmakan edisi ke-15 ini pun menghadirkan Liputan Special tentang Buka Puasa ala Tokoh Betawi. Selain itu juga ada yuk cicipin kuliner ketupat sayur H.Mahmud, Bakso Deo, Rumah Air, dan lainnya. Ikuti juga cerita kuliner bersambung di Bukittinggi, yuk l

    ebih tahu ketupat, dan info kuliner lainnya.   Semoga informas dari Majalah yukmakan sesuai dengan harapan. Agar bisa mendampingi mencari tujuan kuliner sebagai “buah tangan” bagi yang tercinta di hari bahagia dan fitri nanti.

  • Yukmakan.com - SAPA HANGAT NAN NIKMAT SOTO NUSANTARA

    Pas dengan topic obrolan di atas tentang kecintaan kita terhadap masakan Nusantara, yukmakan kali ini juga meliputi secara special tentang Soto Nusantara. Dan di Yuk Cicipin Kuliner tersedia pilihan restoran dari masakan mancanegara nany’s Pavillion hinga Sop Buah Pak Ewok. Tak kalah serunya T

    aman Santap Rumah Kayu dan aneka restoran lain siap di singgahi. Ikuti juga Cerita Kuliner bersambung di Medan, event menarik, Yuk lebih Tahu, dan info kuliner lainnya.   Akhirnya, ini ajakan untuk kita yang peduli dnegan masa depan kuliner Indonesia, mari bersama-sama membawa kuliner Nusantara

    ke level dunia dengan segala daya upaya dan terus-menerus. Jalan yang panjang pasti menghadang, tapi dengan cinta kita yang besar untuk kuliner Nusantara seharusnya kita pasti bisa. Co international-kan makanan Indonesia!

  • Yukmakan.com - EAT 'TILL YOU DROP

    Nah , nanti kalau sudah menemukan kenikmatan bertualang makan makanan baru dan beragam, pola kuliner bisa berubah. Bahkan perasaan penyesalan bias muncul. “mengapa makanan seenak dan selezat ini dulu disingkirkan?” Mulai menemukan dimensi dunia makanan yang baru. Setiap perjalanan begitu

    berarti, setiap kecapan makanan begitu nikmat.   Perjalanan kuliner bersama Majalah yukmakan edisi 13 kali ini, memang terbukti “cocok” dengan lidah para pelanggannya. Juga bagi yang mau memulai perjalanan baru di dunia kuliner yang sungguh sangat luas ini. Seperti Yuk Cicipin Kuli

    ner tersedia pilihan restoran Simpang Rawi, Prince House, Din Tai Fung, dan aneka restoran lain siap disinggahi. Ada juga liputan special Eat Till You Drop berbagai event menarik, dan masih banyak info kuliner menarik lainnya.   Jadi yuk jangan pilih-pilih makanan…. Banyak makanan enak d

    i luar sana yang lezat dan menggiurkan, belum pernah kita coba lho…….

  • Yukmakan.com - Sihir Rempah Timur Tengah & India

    Alangkah indah dunia kuliner kalau setiap pengusaha resto sudah menemukan rejekinya dan bersyukur. Terus menekuni menu andalannya dan mengembangkan sampai ke tingkat yang lebih tinggi lagi. Sehingga makin hebatlah masing-masing penjual makanan, karena seluruh tenaga, pikiran, waktu dan biaya berpusa

    t pada rejekinya sendiri. Bukan disia-siakan untuk mengambil rejeki orang lain yang belum tentu bisa didapat. Dengan demikian dunia kuliner akan mempunyai begitu berlimpah resto spesialis yang hebat. Spesialis makanan Bondan Winarno dalam edisi yuk makan kali ini mengupas Mid an Kwetiau medan. Selai

    n itu, tak ketinggalan ulasan menarik dari penela seperti restoran Katsueci, Bakso Medan 99, Burger Botak, Sotomie Agih, Karimata, dan restoran enak lainnya. Mari kita bersyukur untuk rejeki kita masing-masing yang bersumber dari Tuhan yang Maha Adil.

  • Yukmakan.com - TARIK KENIKMATAN TEH TARIK

    Seorang anak kecil yang imut, montok, lucu, dan doyan makan berteriak dengan polosnya dari meja makan pada ibunya. Bunda, aku ngga suka masakan Bunda ini. Spontan sang ibu yang masih ada di dapur, merasa sedih. Sudah sejak pagi dia mempersiapkan makanan, tapi ternyata anaknya tidak suka dengan masak

    annya.   Mungkin kata “tidak enak” dan “tidak suka” kerap kita pakai ketika kita menikmati makanan atau minuman. Kata-kata itu barangkali keluar begitu saja sebagai ungkapan dari perasaan kita. Sebagai penikmat makanan rasanya sah-sah saja kalau kita mengemukakan pendapa

    t. “Ya… habis kalau tak enak masak sih harus bilang enak” begitu kira-kira pendapat dari yang pro dengan kalimat diatas. Tapi pernahkah melihat akibat dari kata “tidak enak” dan “tidak suka” bagi sang juru masak yang berusaha melayani dan menyajikan yang te

    rbaik untuk kita?   Seorang penjual bakmi keliling yang sudah berumur pernah memberikan suatu pelajaran berharga tentang cara yang bijaksana memberikan pendapat atas makanan dan minuman yang kita makan atau minum. Menurut beliau, kalau kita tidak suka kepada suatu makanan atau minuman, jangan k

    takan. “Makanan ini tidak enak.” Atau “saya tidak suka makanan ini.: tapi sebaiknya katakana “Saya tidak cocok dengan makanan ini”. Dengan mengganti kata “tidak suka” atau “tidak enak” dengan kata “tidak cocok” berbeda sekali rasanya

    untuk juru masak.   Sekali lagi menurut beliau, kalau kita tidak cocok,mungkin ada 10 orang lain cocok dnegan rasa makanan ini. Dengan menggunakan kata “tidak cocok”, kita merendahkan hati kita dan memberikan orang lain kesempatan untuk menilai dan menikmati makanan yang tidak cocok

    dengan kita itu. Kita menghargai kerja keras juru masak yang telah melayani dan memasak. Apalagi kalau sang Chef adalah ibu kita sendiri, atau ayah kita atau pasangan hidup kita yang tercinta.   Dalam edisi kali ini, beberapa restoran yang kami ulas memang terbukti “cocok” dengan l

    idah para pelanggannya. Seperti Yuk Cicipi Kuliner, Tarik kenikmatan The Tarik, Cerita Kuliner bersambung di Medan, dan masih banyak cerita kuliner menarik lainnya.   Jadi, bagaimana makanan hari ini? Sudah cocok dengan selera?

  • Label Free Eat & Leisure - ROASTED KING PRAWN

    Dunia makanan tidak akan pernah lekang sepanjang masa. Sepanjang masih ada kehidupan, sepanjang itu pulalah pernik makanan berkembang mengiringinya. Makanan juga tidak akan terlepas dari pergerakan nilai budaya masyarakat. Ia dapat bertransformasi mengikuti selera sang penikmat.    Sal

    ah satu contohnya adalah makanan khas Jepang, sushi. Pada dasarnya kalau sushi tradisional dimakan hanya dengan menggunakan soyu saja. Sekarang kita dapat temukan banyak sekali ragam sushi yang telah dikombinasikan yang biasa disebut fusion sushi.   Ini hanya salah satu contoh dari sekian ban

    yak percampuran makanan baik dalam segi tradisi maupun penyajiannya.    Eat&Leisure kali ini juga mengajak pembaca sekalian merajut nikmat di Kota Kembang. Mengeksplor pesona kota dan menyicip nikmat kulinernya. Tidak hanya itu, keindahan Taj Mahal, India dan pesona pasar apung Lok B

    aintan, Banjarmasin dapat menjadi referensi liburan Anda.    Let’s eat and leisure!    

  • Label Free Eat & Leisure - Tea Time

    Sekarang, serbuan makanan luar seperti makanan Amerika, Italia, China, Jepang, Korea dan Negara Eropa lainnya – semakin menggila. Jika tidak disikapi dengan baik, bisa berdampak buruk terhadap perkembangan kuliner lokal. Lama kelamaan hidangan nusantara bisa hilang. Untuk itu perlu sekali meni

    ngkatkan kesadaran dan rasa cinta terhadap kuliner Indonesia.   Membangkitkan kembali “Nasionalis kuliner” diseluruh pelosok. Berangkat dari nasionalis kuliner tersebut, berbagai restoran dan hotel di Indonesia mencoba kembali mengembangkan hidangan lokal. Bahkan hotel yang berasal

    dari luar, seperti Doubletree pun ikut mengembangkan menu nusantara. Uniknya, juru masak hotel tersebut menggabungkan hidang lokal dan luar (Italia), hingga lahirlah menu bernama Pizza Rendang. Selain itu juga ada Rasa Nusantara Platter, gabungan dari beberapa makanan khas daerah di nusantara dalam

    satu piring.   Hal serupa dilakukan Majalah Eat & Lisure. Sebagai majalah yang mengulas kuliner dan travel. Eat & Lisure menyediakan rubrik khusus yang membahas hidangan lokal, bernama Street Food. Kali ini, rubric Street Food mempersembahkan Soto Kuning, Lontong Opor Ayam Kampung, Gara

    ng Asem, dan Nasi Lengko khas Cirebon.    Let’s eat and leisure!

  • Label Free Eat & Leisure - Washoku Sato - Japanese Family Restaurant

    Pada kesempatan ini perkenankan kami mengucapkan “Selamat Menunaikan Ibadah Puasa” kepada pembaca sekalian yang menjalaninya. Kiranya Tuhan Yang Maha Esa melimpahkan berkah-Nya di bulan yang suci ini. Tentu saja selama bulan ini terjadi perubahan pola makan bagi Anda yang menjalankan pua

    sa. Ada baiknya selalu menjaga keseimbangan asupan gizi dengan memperhatikan menu makan saat sahur maupun berbuka. Dalam edisi kali ini, selain berbagai tips seputar puasa, juga dibahas tentang beberapa jenis buah segar yang penting dikonsumsi selama berpuasa. Nah, bagi Anda yang ingin berbuka puasa

    bersama keluarga maupun teman dalam suasana yang berbeda bisa mulai hunting restoran maupun hotel yang menyediakan menu istimewa selama bulan puasa. Salah satunya kami mengajak Anda menikmati kelezatan menu khas Maroko di Maroush Restaurant. Makanan khas Timur Tengah ini tentu menjadi menu berbuka

    yang tepat. Selain Maroush, masih banyak restoran lain yang kami bahas pada edisi kali ini. Pada bulan ini juga kita masuk musim libur khususnya anak-anak sekolah. Untuk mengisi waktu libur kami mengajak Anda menuju Melaka yang sarat dengan bangunan tua dan telah ditetapkan UNESCO sebagai warisan se

    jarah dunia. Demikian juga kami mengajak bercengkerama dengan alam di Gunung Papandayan. Jika pantai menjadi destinasi liburan, kami menghadirkan pantai-pantai eksotis yang layak dikunjungi. Selain itu juga kami mengajak Anda sekalian menyusuri pesona Kepulauan Anambas dan menikmati kelezatan mie Ta

    rempa. Tentu hal ini akan menjadi pengalaman yang sangat menarik dan tak mudah dilupakan. Let’s eat and leisure!

  • Label Free Eat & Leisure - Pesona Merah Bata MARRAKECH

    Kuliner di Nusantara seakan tak pernah habis dikupas. Munculnya pemain baru justru memberikan warna tersendiri di jagad kuliner. Sebut saja, Suntiang yang sontak menjadi buah bibir di kalangan pecinta kuliner. Hadir dengan kemasan yang cukup berani, Suntiang memadukan makanan Jepang dengan masakan P

    adang, khas Indonesia. Belum lagi euforia media sosial yang mau tak mau berpengaruh pada penentuan konsep sebuah resto. Seperti nuansa taman yang fresh di FJ On 7 dan tema terrace glass di Portico. Konsep ‘rimbun’ semacam ini sepertinya kian diminati mengingat kota Jakarta yang makin pen

    uh sesak. Masih membahas kekayaan kuliner Nusantara, memasuki edisi kedua ini Eat & Leisure mencoba mengajak pembaca menjelajahi budaya wisata kuliner di Aceh. Seperti menu Ayam Tangkap di Aceh Rayeuk, pedasnya Mie Kepiting Razali, sampai budaya ‘ngopi’ yang telah mengakar di masyara

    kat Aceh. Beranjak dari Aceh, Anda akan diajak berkelana menuju Marrakech, tempat wisata paling populer di Maroko. Kota yang terkenal akan julukan ‘Red City’ ini, menawarkan tempat-tempat bersejarah beserta arsitektur yang menarik untuk dikunjungi. Melihat potensi yang begitu besar di du

    nia kuliner dan travel, Eat & Leisure akan terus menggali dan memberikan informasi terhangat khusus untuk Anda. Let’s eat and leisure!

  • Label Free Eat & Leisure -  Taste & Place Wonderful Borobudur

    Seiring berjalannya waktu, jelas bahwa makanan dan traveling merupakan kesatuan yang tidak dapat terpisahkan. Di mana Anda melakukantraveling, disanalah Anda akan menemukan beragam makanan khas yang tersebar di setiap wilayah nusantara. Seribu satu pilihan dengan sejuta rasa, itulah gambaran yang pa

    s untuk mendiskripsikan kekayaan kuliner Indonesia yang terbentang dari Sabang hingga Merauke. Dalam catatan dunia kuliner, metamorfosis juga kerap terjadi. Tengok saja warung kopi yang kini bertransformasi menjadi coffee shop atau dessert shop yang mampu berdiri sendiri. Eat & Leisure Magazine,

    media informasi yang merangkum setiap perkembangan kuliner yang terjadi, khususnya di Indonesia. Sebuah majalah yang tidak hanya mengupas kuliner nusantara tetapi juga mengungkap kekayaan travel daerah asalnya. Dalam edisi perdana ini sebagian kekayaan kuliner sekitar Candi Borobudur menjadi daya t

    arik tersendiri untuk diekspos. Dalam edisi ini juga akan mengajak Anda berkelana menjelajah keindahan alam Indonesia, salah satunya dataran tinggi Dieng. Sejatinya, kuliner akan terus berkembang dan untuk itulah Eat & Leisure Magazine hadir sebagai panduan Anda dalam melihat referensi dunia kul

    iner dan travel di Indonesia.   Let’s eat and leisure!

LOAD MORE